Tenaga Kesehatan di Sumbawa Barat Diduga Pakai APD Bekas, Logis: Harus Ditelusuri Jangan-jangan Juga Diolah-olah!

By Editor Zona NTB 02 Jun 2020, 09:04:47 WIBPemerintahan

Tenaga Kesehatan di Sumbawa Barat Diduga Pakai APD Bekas, Logis: Harus Ditelusuri Jangan-jangan Juga Diolah-olah!

Seorang tenaga kesehatan memakai Alat Pelindung Diri (APD) untuk merawat pasien terpapar Covid-19.(Foto: Istimewa)

SUMBAWA BARAT, ZonaNTB.com - Lombok Global Instutite (Logis) menyesalkan adanya dugaan tenaga kesehatan (Nakes) yang terpaksa memakai Alat Pelindung Diri (APD) bekas di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi NTB.

 

"Ini kabar yang memilukan sekaligus memalukan bagi NTB. Bantuan APD dari Pemerintah Pusat dan Pemprov NTB kan sudah cukup banyak, masak Nakes di KSB malah memakai APD bekas pakai?," ungkap Muhammad Fihiruddin, Senin (1/6/2020).

 

Pria ganteng yang akrab dipanggil Fihir ini mengaku sangat prihatin dengan kondisi para Nakes di Sumbawa Barat.

 

Ia menekankan agar Pemda KSB benar-benar serius menangani pandemi Corona saat ini. Pasalnya, para Nakes merupakan garda terdepan dalam melawan Covid-19.

"Dengan memakai APD yang standar dan baru saja mereka rawan terpapar, apalagi dengan APD bekas?," cetusnya.

 

Fihir berujar, alasan kekurangan APD sampai membiarkan nakes menggunakan APD bekas tak masuk di akal.

"Sebab, dari BPBD Provinsi NTB dulu pernah kirimkan 1000 APD lebih, belum lagi dari Dinkes NTB dan lainnya. Ini pada kemana? Harus ditelusuri jangan-jangan APD juga diolah-olah di KSB," ucap Fihir.

 

Sebelumnya, seorang tenaga kesehatan, Abdul Azis, yang bertugas di RS Asyifa Sumbawa Barat mengungkapkan dugaan APD bekas tersebut di media sosial.

 

Azis mengaku harus membuka masalah ini, apapun resiko yang ia hadapai dalam pekerjaannya nanti.

"Sebab kalau saya diam saja, malah bisa membahayakan kami para tenaga kesehatan, dan juga membahayakan masyarakat umum," kata Azis dalam akun facebook miliknya.

 

Ia menjelaskan, masalah APD yang diduga bekas pakai itu sudah disampaikan ke pihak penyuplai, dalam hal ini RSUD Sumbawa Barat. Namun tidak direspons.

 

"APD bekas yang diberikan katanya banyak sumbangan dari perusahan ini dan itu," katanya.

Azis kemudian mengupload video APD bekas di media sosial tertanggal 4 Mei 2020, harapannya agar hal ini menjadi perhatian pemerintah setempat.

 

Hasilnya, tanggal 5 Mei ada kabar rapat bersama yang intinya akan mengganti dengan APD yang baru.

Tapi belum sampai penggantian APD baru, pada 13 Mei, Abdul Azis justru menerima kenyataan kurang enak. Dirinya dipindahkan tugas ke Puskesmas Sekongkang, Sumbawa Barat.

 

"Tanggal 13 Mei SK mutasi saya keluar. Saya nggak masalah, korban 'dibuang' ke pelosok juga tidak apa. Istri saya banyak support, demi kebaikan semuanya, saya dipecat juga nggak masalah. Bagi saya, masih banyak tempat untuk mencari makan, tetapi kalau saya diam membiarkan permainan anggaran di masa pandemi ini, itu yang saya tidak bisa," tegasnya.

 

Ia berharap masalah ini menjadi atensi serius Gubernur NTB, bahkan Menteri Kesehatan RI di Jakarta. Sebab, perjuangan tenaga kesehatan di daerah penuh resiko dan tantangan. Resiko berjauhan dengan keluarga, bahkan ancaman terpapar Covid-19 hingga kematian juga menjadi resiko terberat dalam tugas mulia saat ini.(*)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Bagaimana pendapatmu tentang ZonaNTB.Com?
  Sangat Bagus dan Bermanfaat
  Bagus dan Bermanfaat
  Cukup Bagus dan Bermanfaat

Komentar Terakhir

  • hydroxychloroquine medicine

    Viamedic Coupons ...

    View Article
  • where can i buy plaquenil without a prescription

    Effet Du Cialis 20 ...

    View Article
  • pleague

    <a href="http://abuyneurontins.com/ ">gabapentin controlled ...

    View Article
  • plaquenil class action lawsuit

    How To Get A Free Trial Of Levitra ...

    View Article